Berita dan Pengumuman

Hal-Hal Utama Yang Wajib Disiapkan Oleh Pengelola Jurnal / Chief Editor Saat Proses Penilaian Management

  • Di Publikasikan Pada: 28 Oct 2025
  • 170
  • Oleh: Riswnda P3I

1. Kelengkapan dan Konsistensi Dokumen Kebijakan

Pengelola jurnal harus memastikan semua kebijakan penerbitan tersedia secara publik di laman jurnal (terutama di bagian About, Policy, atau Author Guidelines).

  • Fokus Etika Publikasi: Pastikan ada pernyataan eksplisit mengenai Etika Publikasi (Publication Ethics) yang mencakup isu plagiarism, fabrikasi data, conflict of interest, dan proses penarikan artikel (retraction).
  • Kebijakan Peer Review: Jelaskan jenis review yang digunakan (misalnya, double-blind review), alur proses, dan periode waktu yang ditargetkan (misalnya, 4-8 minggu).
  • Kebijakan Akses Terbuka (Open Access Policy): Jelaskan lisensi yang digunakan (Wajib menggunakan lisensi Creative Commons, minimal CC BY).
  • Kebijakan Biaya: Adanya kebijakan tentang biaya publikasi (jika ada).

 

 2. Kualitas dan Keterwakilan Dewan Redaksi (Editorial Board)

Asesor akan menilai seberapa profesional dan luas jaringan dewan redaksi jurnal.

  • Keterwakilan Internasional: Tunjukkan bahwa anggota dewan redaksi berasal dari minimal dua negara yang berbeda (selain Indonesia) untuk jurnal yang ingin meraih SINTA 3 atau lebih tinggi.
  • Keahlian Relevan: Pastikan latar belakang keilmuan dan afiliasi anggota dewan redaksi sesuai dan relevan dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
  • Afiliasi Jelas: Cantumkan nama lengkap, afiliasi institusi, dan negara asal dari setiap anggota dewan redaksi.
  • Kinerja Chief Editor: Chief Editor harus memiliki rekam jejak publikasi yang baik (misalnya, memiliki H-Index di Scopus/Google Scholar).

 

3. Mutu dan Kecepatan Proses Review

Transparansi dan ketepatan waktu dalam proses review adalah indikator utama manajemen yang baik.

  • Kecepatan Review: Pastikan rata-rata waktu proses mulai dari submission hingga acceptance (atau rejection) tidak terlalu lama (idealnya di bawah 6 bulan untuk SINTA tinggi).
  • Penggunaan Software Anti-Plagiasi: Buktikan penggunaan software resmi dan diakui (seperti Turnitin atau iThenticate) pada setiap artikel yang diterima untuk diterbitkan.
  • Bukti Korespondensi: Siapkan data atau tangkapan layar (screenshot) dari sistem OJS (Open Journal System) yang menunjukkan korespondensi aktif antara Chief Editor, penulis, dan reviewer (misalnya, log history keputusan).

 

 4. Standar Teknis dan Keterindeksan

Jurnal harus memenuhi standar teknis penerbitan digital yang baik.

  • Penomoran Jurnal (ISSN dan E-ISSN): Pastikan kedua nomor terbitan ini tercantum jelas pada setiap halaman jurnal.
  • Format Artikel (PDF dan HTML): Umumnya, ketersediaan artikel dalam format PDF dan HTML (atau XML) dianggap nilai tambah yang menunjukkan standar digital yang baik.
  • Metadata Lengkap: Pastikan setiap artikel memiliki DOI (Digital Object Identifier) yang aktif dan metadata lengkap untuk memudahkan pengindeksan.
  • Keterindeksan: Tunjukkan bahwa jurnal Anda telah terindeks pada lembaga terpercaya (misalnya, DOAJ, Google Scholar, Garuda, dan SINTA sendiri).

 

 5. Mutu dan Konsistensi Penerbitan

Chief Editor perlu menunjukkan bahwa terbitan dilakukan secara teratur dan berkualitas.

  • Keteraturan Terbitan (Regularity): Jurnal harus konsisten menerbitkan volume/isu sesuai jadwal yang dijanjikan (misalnya, 2 kali setahun). Tidak boleh ada keterlambatan atau isu yang terlewat.
  • Keselarasan Fokus: Pastikan semua artikel yang diterbitkan sesuai dengan fokus dan ruang lingkup yang telah ditetapkan di awal.
  • Kualitas Penulisan: Tunjukkan konsistensi dalam layout (tata letak), penggunaan bahasa yang baku (bahasa Inggris yang baik jika bilingual), dan referensi yang terkini.